
Bandung - DiJanjikan akan dinikahi setelah kegadisannya direnggut, seorang mahasiswi dari perguruan tinggi swasta berinisial ES (23) melaporkan praja IPDN MF (23) yang baru saja diwisuda pada 7 Juni kemarin ke Polresta Bandung Tengah. Itu dilakukan karena praja asal Gorontalo itu menghilang.
ES datang ditemani bapaknya dan Inu Kencana ke Polresta Bandung Tengah, Jalan Ahmad Yani (8/6/2008). Hingga berita ini diturunkan, ES masih memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Wartawan belum bisa mewawancarainya.
Menurut Inu, ES datang ke tempatnya Sabtu Malam (8/6/2008). "Tadi kami sudah datang ke Polsek Jatinangor untuk melapor, tapi ditolak karena kejadiannya di Bandung. Makanya kami datang ke sini," katanya.
Berdasarkan penuturan ES, lanjut Inu, sekitar Agustus 2006 silam di rumah nenek ES di daerah Riung Bandung, setelah diberikan makanan oleh MF, ES merasa lemas. "Nah setelah itu dia diperkosa. Kemudian si perempuannya diiming-imingi akan dinikahi. Akhirnya mereka pacaran dan selama pacaran mereka melakukan hubungan intim lagi," ungkapnya.
Namun menjelang wisuda yang digelar pada 7 Juni 2008 lalu, MF yang merupakan praja asal Gorontalo, tiba-tiba menghilang. Tidak bisa dihubungi oleh ES. Akhirnya, ES berani melaporkan MF ke polisi. ( ern / ern )
Sebelum mendatangi kepolisian, ES (21), mengaku telah mendatangi Plt Rektor IPDN Johanis Kaloh. Namun ES mengaku laporannya tak digubris oleh pihak lembaga.
"Saya sudah datang mengadu ke rektor, tapi engga digubris. Mungkin karena bapaknya dekat dengan rektor," ujar ES di Mapolres Bandung Tengah, Jalan Ahmad Yani, Minggu (8/6/2008). Ketika ditanya kapan dia menemui rektior IPDN, ES enggan mengungkapkannya.
Sementara itu dihubungi melalui telepon, Johanis Kaloh mengaku tidak pernah sama sekali didatangi oleh wanita bernama ES. "Engga ada yang menemui saya. Wah saya engga tahu kasus ini," bantahnya.
ES mengaku diperkosa pada Agustus 2006 silam oleh MF. MF yang dikenalnya sebagai praja IPDN berjanji akan menikahi dirinya. Hubungan mereka berlanjut menjadi pacaran. Mereka pun melakukan hubungan intim berulang kali.
Namun usai wisuda pada Sabtu (7/6/2008), praja asal Gorontalo tersebut menghilang. Setelah konsultasi dengan Inu Kencana, akhirnya ES mendatangi Polresta Bandung Tengah untuk konsultasi hukum.
Dikutip dari milis gorontalomaju2020
Praja IPDN Asal Gorontalo Memperkosa
Label: gorontalo
Langganan:
Comment Feed (RSS)

|